PENGANTAR EDITOR
Sebagai indigenous Nahdlatul Ulama, IPNU punya peran besar dalam
menguatkan Tradisi Ahlu Sunnah Wal Ja’ma’ah An-Nahdliyyah dikalangan warga NU
yang berusia dari 13 tahun sampai 27 tahun. Peran ini dilakukan tidak hanya dalam
merespon tantangan Revolusi Indrustri 4.0 yang begitu massif dan dinamis dalam
mendorong perubahan sosial-politik, percepatan informasi serta ketergantungan
technologi. Digitalisasi dan Otomatisasi menandakan perubahan mendasar dalam
pandangan kehidupan manusia, sebagai Milenialis yang lahir dalam Nahdlatul Ulama
IPNU pun juga terlibat tidak sebatas membaca arah perubahan tapi menjadi bagian
yang mengisi peran penting dalam perubahan tersebut.
Peran dan respon ini teraktualisasikan dalam “Hajat Utama’’ IPNU yakni
Kongres ke XIX di Pondok Pesantren KHAS Kempek Cirebon Jawa Barat. Semua
instrumen IPNU bergerak dalam dua hal tersebut baik dari (PP, PW, PC, PCI, PAC,
PKPT, PK, PR, PAR). Naskah Hasil Kongres ini menjadi suatu bentuk momentum
dimana Forum-forum persidangan berjalan dengan dinamis serta melahirkan
keputusan-keputusan penting yang mendorong kemajuan Organisasi. Ada banyak hal
muncul dalam Kongres kemarin, baik bagi internal organisasi maupun eksternal,
perubahan SK PAC tidak lagi di PW tapi PC, usia PW menjadi 26, pengintegrasian IPNU
di level Internasional sampai pada pembentukan Majlis Dzikir dan Sholawat sesuai
hasil beberapa komisi.
Semestinya disiplin organisasi akan berjalan dalam pandangan ekploratif kalau
apa yang telah dituangkan dalam buku ini yang mana berisi Peraturan Dasar,
Peraturan Rumah Tangga, Prinsip Perjuangan, Garis Besar Program Pengembangan
serta Rekomendasi bisa dimanisetasikan oleh setiap Kader, menjadi pegangan dalam
melaksanakan kerja-kerja organisasi, sehingga hasil dari tela’ah ini mendorong nalar
kritis bagi kematangan setiap individu dari pada IPNU, maju adalah hak setiap Kader,
tapi kemajuan adalah kehedak Kader yang dilakukan secara bersama dengan Kader-
kader IPNU lainya. Kita punya akal maka Belajar, kita punya tekad dan pengorbanan
maka Berjuang, kita punya keyakinan dan keimanan maka Bertaqwa. Semoga
bermanfaat.
Jakarta, 25 Maret 2019
Tim Editor
Berikut Buku Hasil Kongres XIX 2018 :
DOWNLOAD DISINI

0 comments:
Post a Comment